Rumus Menghitung Kebutuhan Asupan Cairan Tubuh

Lebih dari 70 persen tubuh manusia terdiri dari cairan. Oleh karena itu sudah pasti jika tubuh memerlukan asupan cairan tubuh dengan minum. Minuman terbaik adalah air putih karena tidak mengandung kalori, zat yang bersifat diuretik, dan tidak mengandung bahan pengawet maupun pewarna. Namun, idelanya berapa liter asupan cairan yang harus masuk dalam tubuh kita setiap hari?

Perlu diketahui Cheers Friends, kebutuhan asupan cairan setiap orang berbeda-beda, tergantung usia, berat badan, penyakit, hingga iklim. Kebutuhan air pada bayi atau anak-anak dan lanjut usia tentunya lebih sedikit dibanding orang dewasa sehat. Normalnya, remaja dan dewasa sehat perlu minum air putih 8 gelas per hari atau dua liter. 

“Minum air 8 gelas per hari itu sangat vital. Tidak boleh dilupakan,” kata Ketua Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM Fiastuti Witjaksono sebagaimana dilansir Kompas.com. Namun, pada orang gemuk, kebutuhan cairan akan lebih banyak. Fiastuti menjelaskan, cara menghitung kebutuhan air adalah 30 ml per kilogram berat badan. Jika berat badan 90 kg, maka kebutuhan cairan sekitar 2700 ml. 

Fiastuti menambahkan, tanpa disadari manusia setiap hari bisa mengeluarkan cairan sebanyak 1300-3500 cc. Saat bernapas, cairan yang keluar sekitar 250-350 cc. Kemudian buang air kecil 500-1000 cc dan buang air besar sebanyak 100-200 cc. 

Sementara itu untuk ibu hamil kebutuhan cairannya tentu juga berbeda. Dokter spesialis obstetri dan ginekologi Shanty Olivia F Jasirwan mengungkapkan, kebutuhan air bagi ibu hamil bertambah 300 ml.Sedangkan, ibu menyusui bertambah lebih banyak, yaitu 500-600 ml.  

Belum lagi cuaca panas dan aktivitas tinggi. Tentu cairan tubuh akan lebih banyak terkuras. Untuk itu sangat penting menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi dengan mengetahui berapa banyak cairan yang dibutuhkan tubuh. Oleh karenanya selalu sediakan air mineral di tempat yang mudah kamu lihat dan jangkau Cheers Friends.  

Cheers Alkaline Powered diproses dengan teknologi Alpha Ion Alkalizer menghasilkan air mineral dengan pH basa (8-8,5). Tidak hanya menggantikan cairan tubuh yang hilang akibat aktivitas, kandungan alkalinenya membantu tubuh terhidrasi sempurna sehingga pembakaran kalori menjadi tenaga lebih maksimal. Alhasil, badan lebih sehat dan segar. Aktivitas pun berjalan lancar sepanjang hari. 

Share this Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *